Otak di dalam Mesin: Bagaimana AI Dapat Membantu Menjelaskan Cara Kita Berpikir

Foto: Meta TRIBE v2 — Creating a Digital Twin of the Human Brain by medium.com

 

Halo sahabat Dailyweproperty.

Tahukah Anda bahwa para ilmuwan menggunakan Large AI Model untuk memprediksi pola aktivitas otak dalam skala besar. Sebuah perkembangan yang menurut para peneliti mendorong ilmu saraf menuju jenis pencitraan digital baru. AI tidak hanya tahu data Anda tapi juga mengerti cara otak Anda berpikir secara real-time.

Sebuah rilisan terbaru TRIBE v2 dari Meta, sebuah model dasar yang dirancang untuk memprediksi aktivitas saraf di berbagai tugas, individu, dan masukan sensorik, menyoroti pergeseran tersebut.

Digambarkan sebagai sistem yang dirancang untuk menggeneralisasi bagaimana otak merespons di berbagai konteks, dengan memanfaatkan kumpulan data yang menghubungkan rangsangan seperti video, audio, dan bahasa dengan aktivitas otak yang direkam.

Banyak peneliti membingkai tujuan yang lebih luas sebagai pemahaman bagaimana otak mengubah persepsi menjadi pemikiran.

“AI adalah pergeseran paradigma dalam sains secara umum, tetapi khususnya dalam ilmu saraf,” kata Jean-Rémi King, seorang peneliti di Meta AI dan salah satu penulis TRIBE v2, kepada IBM Think dalam sebuah wawancara.

TRIBE v2 bertujuan untuk belajar dari data rekaman otak yang dikumpulkan dari banyak studi, subjek, dan tugas sekaligus, daripada dilatih pada satu eksperimen tunggal. Pendekatan ini sebagai langkah menuju menghubungkan temuan di berbagai kondisi dan membangun model aktivitas otak yang lebih terpadu.

“Seperti teknologi pencitraan baru atau teknik perekaman invasif, saya melihat Large AI Model sebagai alat untuk memahami cara kerja otak,” kata Takuya Ito, seorang Ilmuwan Riset di IBM Research, kepada IBM Think dalam sebuah wawancara.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights