
Foto: Taman Anggrek Residences by Airbnb.com
Halo sahabat Dailyweproperty.
Apartemen merupakan jenis tempat tinggal yang hanya mencakup sebagian dari suatu bangunan yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti kolam renang, pusat kebugaran, toko dan sebagainya.
Berikut ini adalah macam-macam apartemen berdasarkan berbagai kriteria yang umum digunakan di industri properti.
1. Berdasarkan Kepemilikan
a. Apartemen Strata Title
Apartemen ini dimiliki secara individual oleh pembeli, sedangkan area bersama dimiliki bersama seluruh penghuni.
b. Apartemen Sewa (Rental Apartment)
Apartemen yang dimana seluruh bangunan dimiliki oleh satu pihak (owner/developer) dan unit hanya disewakan kepada tenant. Unit tidak diperjualbelikan.
c. Serviced Apartment
Apartemen yang dilengkapi layanan hotel seperti housekeeping, laundry, dan concierge.
d. Condotel (Condominium Hotel)
Unit apartemen yang dapat dimiliki investor dan dikelola seperti hotel.
2. Berdasarkan Segmen Pasar
a. Affordable Apartment
Apartemen ini ditujukan untuk segmen menengah ke bawah dengan harga terjangkau.
b. Mid-End Apartment
Apartemen ini untuk kelas menengah dengan fasilitas standar yang lengkap.
c. Upper-End Apartment
Apartemen yang menawarkan lokasi premium dan fasilitas lebih eksklusif.
d. Luxury Apartment
Apartemen ini memiliki desain premium, fasilitas mewah, dan lokasi prime.
e. Ultra Luxury Apartment
Apartemen yang sangat eksklusif dengan unit terbatas dan layanan personal.
3. Berdasarkan Ukuran Unit
a. Studio
Unit apartemen dengan satu ruang terbuka untuk kamar tidur, ruang tamu, dan pantry / dapur.
b. 1 Bedroom
Unit apartemen yang memiliki satu kamar tidur terpisah.
c. 2 Bedroom
Unit apartemen yang memiliki dua kamar tidur.
d. 3 Bedroom
Unit apartemen yang memiliki tiga kamar tidur atau lebih.
e. Penthouse
Unit apartemen yang terbesar yang biasanya berada di lantai teratas.
f. Loft
Unit apartemen dengan plafon tinggi dan mezzanine.
4. Berdasarkan Fungsi dan Penggunaan
a. Residential Apartment
Apartemen yang digunakan untuk hunian jangka panjang.
b. Investment Apartment
Apartemen yang dibeli untuk disewakan atau capital gain.
c. Student Apartment
Apartemen yang dirancang untuk mahasiswa.
d. Senior Living Apartment
Apartemen yang dirancang khusus untuk lansia.
e. Co-Living Apartment
Apartemen dengan konsep hunian ruang privat dan fasilitas bersama.
5. Berdasarkan Lokasi
a. CBD Apartment
Apartemen yang terletak di kawasan pusat bisnis.
b. Transit-Oriented Apartment
Apartemen yang dekat stasiun MRT/LRT/KRL.
c. Resort Apartment
Apartemen yang berada di destinasi wisata.
d. Suburban Apartment
Apartemen yang berada di kawasan pinggiran kota.
6. Berdasarkan Ketinggian Bangunan
a. Low-Rise Apartment
Apartemen yang terdiri dari 1–4 lantai.
b. Mid-Rise Apartment
Apartemen yang terdiri dari 5–12 lantai.
c. High-Rise Apartment
Apartemen yang lebih dari 12 lantai.
d. Super Tall Residential Tower
Menara hunian dengan puluhan hingga ratusan lantai.
7. Berdasarkan Status Furnitur
a. Unfurnished
Unit yang kosong tanpa perabot.
b. Semi Furnished
Unit dengan perabot dasar tersedia.
c. Fully Furnished
Unit yang lengkap dengan furnitur dan peralatan.
8. Berdasarkan Status Pengembangan
a. Off-Plan
Apartemen yang dijual sebelum pembangunan selesai.
b. Under Construction
Apartemen yang dijual masih dalam tahap konstruksi.
c. Ready Stock
Apartemen yang dijual sudah selesai pembangunan dan siap dihuni.
9. Berdasarkan Model Koridor
a. Single-Loaded Corridor
Koridor apartemen dengan unit hanya di satu sisi.
b. Double-Loaded Corridor
Koridor apartemen dengan unit di kedua sisi.
c. Tower-in-Podium
Menara apartemen di atas podium komersial atau parkir.
10. Berdasarkan Target Pasar
a. End User
Apartemen yang ditujukan untuk pemilik yang akan tinggal sendiri.
b. Investor
Apartemen yang difokuskan pada potensi sewa dan apresiasi nilai.
c. Expatriate
Apartemen yang menawarkan spesifikasi dan layanan yang sesuai standar internasional.
d. Digital Nomad
Apartemen yang menyediakan fasilitas kerja fleksibel dan internet cepat.
Ringkasan Klasifikasi Apartemen
| Kepemilikan | Strata title, rental, serviced apartment |
| Segmen pasar | Affordable, mid-end, luxury |
| Tipe unit | Studio, 1BR, 2BR, 3BR, penthouse |
| Fungsi | Residential, student, senior living |
| Lokasi | CBD, TOD, resort |
| Ketinggian | Low-rise, high-rise |
| Furnitur | Unfurnished, fully furnished |
| Tahap proyek | Off-plan, ready stock |
| Desain bangunan | Single-loaded, tower-in-podium |
| Target pasar | End user, investor, expat |
Klasifikasi yang paling sering digunakan oleh konsultan properti global
Perusahaan seperti CBRE, JLL, Colliers, Knight Frank, dan Savills umumnya mengelompokkan apartemen berdasarkan:
- Kelas produk (mass market, middle, upper, luxury)
- Lokasi
- Status penjualan
- Ukuran unit
- Price per square meter
- Yield sewa
- Tingkat okupansi
Kesimpulan
Apartemen dapat diklasifikasikan berdasarkan banyak aspek, mulai dari kepemilikan, segmen harga, ukuran unit, fungsi, lokasi, hingga desain bangunan. Dalam market research properti, memahami klasifikasi ini penting untuk:
- Segmentasi pasar
- Analisis kompetitor
- Penentuan positioning proyek
- Estimasi harga jual dan sewa
- Identifikasi target konsumen
Semoga artikel ini bermanfaat bagi sahabat Dailyweproperty.
