
Halo sahabat Dailyweproperty.
Hama atau serangga biasanya muncul di area gelap, lembab, dan kotor seperti kamar mandi, gudang dan dapur.
Hama seperti nyamuk, kecoa, rayap, tikus, cicak, dan hama lainnya tak hanya berpotensi membawa penyakit, namun juga dapat merusak perabotan.
Dikutip dari artikel Rentokil.com, ada beberapa tindakan pencegahan yang diperlukan untuk mencegah hama masuk ke dalam rumah Anda. Cara ini membutuhkan kedisiplinan dan komitmen untuk dapat memberikan hasil secara maksimal.
1. Membersihkan tempat tinggal secara teratur
Hama dapat masuk ke rumah karena tertarik di lingkungan yang kotor dan tidak higienis. Oleh karena itu, membersihkan rumah secara teratur adalah cara terbaik untuk mencegah serangan hama.
Sisa makanan yang jatuh dan tumpahan minuman manis di lantai menarik hama untuk berdatangan.
Kegiatan bersih-bersih seperti menyapu, mengepel, membersihkan debu, dan membuang sampah secara teratur tentunya menjadi hal termudah yang dapat dilakukan.
2. Mencegah kerusakan struktur dan furnitur rumah
Banyak orang tidak menyadari bahwa serangga juga bisa merusak struktur rumah. Rayap misalnya, bisa merusak kayu pada furnitur atau rangka bangunan secara perlahan tanpa disadari.
Begitu kerusakan terlihat, biasanya sudah terlambat dan membutuhkan biaya perbaikan yang besar. Dengan memastikan rumah tetap bebas serangga, Anda bisa menghindari biaya tak terduga akibat kerusakan struktural.
3. Memperbaiki pipa bocor
Pipa bocor dapat mengundang hama seperti tikus, semut, dan kecoa. Selain itu, hama rayap bisa hidup ditempat yang lembab. Pastikan untuk memperbaiki semua pipa yang bocor di rumah dan aktif memantau erosi atau kebocoran apa pun.
Pastikan juga tidak ada genangan air yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
4. Menjaga kebersihan saluran air
Saluran air yang kotor dan tidak mengalir lancar bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk dan serangga lainnya. Pastikan saluran air di rumah selalu bersih dan tidak tersumbat.
Membersihkan saluran air secara rutin dan memastikan tidak ada genangan air yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk adalah langkah penting untuk mencegah hama.
5. Menutup semua celah, retakan, dan lubang pada dinding
Celah, retakan dan lubang memberikan titik untuk hama bisa masuk. Bahkan retakan terkecil sekalipun dapat menciptakan akses masuk untuk jenis hama yang memiliki badan yang fleksibel seperti tikus, semut, kecoa, kutu busuk, dan tikus.
Oleh karena itu, selalu ingat untuk menutup semua retakan dan lubang dengan menggunakan dempul untuk menyegel setiap sambungan atau plester, serta menambal lubang di dinding dan beton. Gunakan bahan penutup seperti semen, silicon/sealant, atau karet untuk menutup celah-celah tersebut.
6. Tanaman hias terawat dan bebas dari serangga
Tanaman hias memang membuat rumah tampak lebih sejuk dan asri. Namun, tahukah Anda bahwa semut, kutu daun, dan laba-laba sering bersarang di balik dedaunan?
Pastikan tanaman selalu terawatt dan bebas dari hama, serta tidak terlalu rimbun.
7. Ventilasi udara yang baik agar tidak lembab
Kondisi rumah yang lembab, terutama akibat kebocoran pipa atau ventilasi yang kurang baik, menciptakan lingkungan sempurna bagi nyamuk, rayap, bahkan kutu busuk.
Solusinya adalah pastikan rumah memiliki sirkulasi udara yang baik, segera perbaiki kebocoran, dan hindari menumpuk barang basah dalam waktu lama.
8. Membuang sampah dengan benar
Sampah dapat menarik beberapa hama seperti kecoa, tikus, semut, dan lalat untuk datang.
Pakai tempat sampah yang tahan lama dan dilengkapi dengan penutup yang rapat, tidak hanya mencegah bau sampah secara efektif namun juga salah satu cara mencegah hama dapat masuk.
Anda juga harus secara teratur membuang sampah dan menghindari untuk meninggalkannya semalaman di dalam rumah.
9. Menyimpan makanan dengan aman dan tepat
Tempat bahan baku makanan yang disimpan dan diolah harus benar-benar terbebas dari hama. Dapur dan pantry adalah dua tempat di mana hama seperti semut dan kecoa sering berlindung untuk menemukan sumber makanan mereka.
Pastikan Anda tidak meninggalkan makanan apa pun dan menyimpannya di kotak makanan yang aman dan tertutup rapat.
10. Memasang jaring atau kasa nyamuk
Jaring atau kasa nyamuk mampu membantu untuk mencegah nyamuk menembus masuk melalui jendela dan ventilasi. Pilih jaring nyamuk dengan bahan yang kuat dan ukuran lubang yang kecil agar nyamuk tidak bisa masuk.
Tidak diperlukan biaya yang besar untuk memasang kasa nyamuk, namun pengendalian nyamuk dibutuhkan untuk membasmi populasi nyamuk yang berada di dalam ruangan.
11. Mencuci seprai tempat tidur secara rutin
Mencuci seprai dan sarung bantal secara teratur juga dapat membantu membunuh serangga kutu busuk atau tungau yang mungkin tertinggal di seprai.
Mencuci dan mengeringkan seprai pada suhu terpanas (117 – 120 fahrenheit) akan membantu untuk menghentikan kemunculan kutu busuk yang berulang.
12. Menggunakan bahan alami pengusir hama
Ada beberapa bahan alami yang efektif untuk mengusir hama. Misalnya, daun salam dan daun mint bisa digunakan untuk mengusir semut, sedangkan lavender dan cengkeh efektif untuk mengusir nyamuk.
Letakkan bahan-bahan alami ini di area yang sering dilewati hama untuk mencegah mereka masuk ke dalam rumah.
13. Menggunakan perangkap hama
Perangkap hama adalah alat yang efektif untuk menangkap dan membasmi hama seperti tikus, lalat, nyamuk, kecoa, cicak, dan lainnya.
Letakkan perangkap di tempat-tempat yang sering dilalui hama, seperti dapur, kamar mandi, dan gudang. Pastikan untuk memeriksa dan membersihkan perangkap secara rutin agar tetap efektif.
14. Memelihara hewan peliharaan
Beberapa hewan peliharaan seperti kucing dan anjing dapat membantu mengusir hama. Kucing, misalnya, dikenal sebagai pemburu tikus yang efektif.
Namun, pastikan juga hewan peliharaan Anda terjaga kebersihannya agar tidak membawa hama masuk ke dalam rumah.
Selain itu, merawat kebersihan hewan peliharaan Anda secara teratur agar terhindar dari kutu atau serangga.
15. Jaga kebersihan dapur
Salah satu ruangan didalam rumah yang rentan menjadi tempat bersarangnya hama adalah dapur, baik dapur yang kotor maupun dapur bersih.
Sebaiknya bersihkan dapur secara rutin, terutama bagian yang tersembunyi seperti sela-sela kompor, laci meja dan kabinet. Pastikan untuk selalu menyediakan semprotan desinfektan untuk mengusir hama yang datang.
16. Jaga kebersihan kamar mandi
Agar kamar mandi bebas kecoa dan nyamuk, bersihkan kamar mandi setiap hari. Pastikan kamar mandi bersih dan kering.
Pastikan saluran pembuangan tidak tersumbat oleh rambut dan partikel sabun serta selalu tertutup, sehingga kamar mandi tetap higienis dan bebas hama.
17. Jangan biarkan air menggenang
Pastikan untuk membersihkan saluran air agar tidak ada air yang tersumbat. Genangan air yang kotor akan mengundang nyamuk malaria dan juga demam berdarah.
Jika Anda memiliki tanaman air, pastikan untuk mengganti airnya agar tidak menjadi sarang nyamuk.
Jika Anda memiliki pipa AC yang menyalurkan air, hindari menggunakan ember untuk menampung airnya atau kosongkan embernya setiap hari.
18. Jangan menyimpan buah dan sayur di ruangan terbuka
Ketika terlalu matang atau hampir busuk, buah dan sayur sangat menarik lalat, kecoa dan serangga lainnya.
Jika Anda seringkali menjumpai lalat di rumah atau dapurmu, bisa jadi ada sayur atau buah yang lupa Anda masukkan kedalam kulkas.
19. Buang sampah secara teratur
Jangan biarkan sampah dan sisa makanan seharian di dalam rumah. Sebaiknya buang sampah setiap sore hari.
Penumpukan sampah di rumah bisa mengundang datangnya tikus dan juga kecoa. Hama-hama ini dapat menyebarkan penyakit, apalagi jika Anda memiliki anak kecil dan hewan peliharaan.
20. Merawat taman
Jika Anda memiliki taman, pastikan untuk memangkas rumput liar dan pastikan tidak ada semak yang tumbuh tinggi. Pastikan pula tidak ada air kotor yang menggenang, seperti pada kolam ikan, kolam renang, atau kolam air mancur yang tidak terurus.
Taman yang tidak dibersihkan secara rutin dapat mengundang nyamuk, tikus, dan semut.
21. Simpan alat dan barang-barang eksternal di luar
Jika Anda memiliki barang-barang untuk berkebun seperti cangkul, sekop dan ember, sebaiknya simpan benda-benda ini di luar. Hindari menggunakannya untuk keperluan dalam ruangan sebelum benar-benar dibersihkan.
Membawa benda dari luar ke dalam rumah berisiko membawa banyak hama kedalam rumah. Selain itu, mainan anak-anak setelah bermain di luar rumah yang tidak bersih seperti mobil-mobilan dan sepeda anak sebaiknya diletakkan di teras atau di garasi.
22. Buang barang-barang yang tidak penting
Mulailah memilah barang-barang digudang yang sudah tidak digunakan lagi. Anda bisa membuangnya ataupun mendonasikannya agar lebih bermanfaat. Contohnya saja seperti sepatu lama, kereta dorong bayi, kumpulan kantong plastik, kardus kosong, dan Lainnya.
Kardus yang lembab bisa menarik rayap. Sedangkan tumpukan barang yang tidak teratur bisa menjadi tempat persembunyian serangga. Jadi, biasakan untuk rutin memilah barang yang tidak terpakai dan simpan dengan rapi di dalam wadah tertutup.
23. Hubungi Jasa Pembasmi Hama Profesional
Jika Anda sudah melakukan langkah di atas namun hama tetap betah tinggal dirumah, Anda dapat menghubungi jasa pembasmi hama profesional untuk membasmi hama yang ada hingga tuntas dan hama tak akan kembali lagi.
Pembasmi hama profesional memiliki peralatan dan metode yang lebih efektif untuk membasmi hama dan mencegahnya datang kembali.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi sahabat dailyweproperty.